Pemimpin harus bisa menjaga amanah

Assalamualaikum

Berhubung masa kampanye terbuka sudah dimulai hari ini, gue jadi tertarik untuk menulis artikel yang berhubungan dengan politik. Adapun tema tulisan yang gue angkat adalah tema yang masih cukup mendasar karena selain ilmu politik gue masih biasa-biasa saja gue juga belum jago dalam menulis sekaligus mengolah artikel menjadi menarik untuk dibaca, maklum masih newbie hehe. Semoga tulisan gue kali ini bermanfaat untuk kawan-kawan pembaca. Selamat menikmati tulisan ini yang isinya kemungkinan masih berantakan..

blue-crowd-with-red-leader

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ زِيَادٍ الثَّقَفِيُّ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ وَلَا دِينَ لِمَنْ لَا عَهْدَ لَهُ

Rasulullah saw bersabda : tidak beriman orang yang tidak bisa menjaga amanah yang dibebankan padanya. Dan tidak beragama orang yang tidak bisa menepati janjinya. (hr. Ahmad bin hambal)

* Pembukaan

Setiap orang di negeri ini diberikan kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin. Mau jadi walikota, DPRD, gubernur, DPR, bahkan presiden bisa melalui pencalonan lewat parpol. Banyak yg tertarik untuk maju menjadi pemimpin dengan misi yang berbeda, mulai dari misi melakukan perubahan sampai misi lainnya. Masa kampanye tiba dan kandidat dengan semangat yang membara memberikan segudang harapan kepada rakyat. Hasil pemilihanpun tiba dan ada satu pihak yang berhasil mengumpulkan suara terbanyak dan menjadi pemimpin. Dengan kata lain, pemimpin yang memenangkan pemilu itu telah dipercayakan rakyat untuk membawa wilayahnya menjadi lebih baik. Tugas yang lumayan berat.

* Isi

Semisal orang tersebut menjadi walikota, maka dia mengemban kepercayaan sekaligus amanah dari rakyat untuk membawa kota menjadi lebih baik selama lima tahun masa jabatannya. Tentu dalam menjalankannya bukan hal yang mudah. Semisal saat pemimpin tersebut ingin memberantas bangunan liar, tentu harus menghadapi emosi orang yang merasa tau sendirilah. Tapi yang berbahaya justrul saat pemimpin itu lupa dengan amanah yang dipercayakan rakyat kepadanya. Semisal tergiur dengan money banyak dengan cara korupsi atau tergiur dengan jabatan yang lebih tinggi.

Semisal orang tersebut tergiur dengan jabatan yang lebih tinggi. Misalnya dia baru jadi walikota tiga tahun dan tergiur untuk naik jabatan yang lebih tinggi menjadi gubernur. Waktu pemilihan gubernurpun tiba dan dia pada akhirnya memutuskan memundurkan diri dari jabatan walikotanya untuk mengikuti pemilihan gubernur. Amanah yang dipercayakan berjuta rakyat kepada dia pun dia lepaskan begitu saja hanya demi mengejar jabatan yang lebih tinggi, lebih enak ditulis nafsu. Bisa dibayangkan betapa menyesalnya rakyat yang mempercayakan daerahnya untuk dipimpin dia ketika pemilihan sebelumnya.

Biar gak kitati masuk akal deh kalau ketika memimpin wilayahnya sang pemimpin tersebut mampu membawa kotanya menjadi lebih baik. Tapi kalau kota yang ditinggalkan masih amburadul? Terlalu..

Dan tiba waktu pemilihan dan diluar dugaan atau seperti dugaan orang tersebut memenangkan pemilu dan menjadi gubernur yang baru dengan meninggalkan jabatan walikota sebelumnya. Harapannya semoga dia bisa menjaga amanah rakyat yang mempercayakan dia untuk menjadi gubernur serta dia ditengah jalan tidak tergiur nafsu untuk mengejar jabatan yang lebih tinggi lagi, yaitu menjadi presiden. Semoga..

* Kesimpulan

Tulisan ini gue tulis seperti aliran air di sungai, mengalir mengikuti arus. Ketika sudah sampai kesimpulan gue baru sadar kalau isi tulisannya berantakan-_- Oke, tapi inti tulisan gue ini adalah jadi pemimpin harus mampu menjaga amanah rakyat. Perlu diingat (kecuali untuk pemimpin beraliran atheis) bahwa kalian akan diminta pertanggungjawaban di hari akhir kelak.

Demikian tulisan dengan tema politik pertama gue kali ini yang harapan isi dari penulis sendiri jauh dari harapan-_- Kritik dan saran dari pembaca tentu sangat gue harapkan untuk bisa membuat tulisan berikutnya yang berkualitas dan jauh lebih berbobot. Demikian.

Salam dari kota Depok

Wassalamualaikum

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Sosial & Politik. Tandai permalink.

6 Balasan ke Pemimpin harus bisa menjaga amanah

  1. Bintang Jati berkata:

    mantab, lanjutkan bro

  2. rezaholic berkata:

    mari cari pemimpin atheis :mrgreen:

  3. rroossyyiidd berkata:

    Josss.. bagus artikelnya 🙂

Monggo yg mau komentar disini bebas asal sopan:)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s